Bermimpi di dunia Maya

Posts tagged ‘algoritma mudah’

Beda Algoritma dan Program

Program adalah kumpulan pernyataan komputer, sedangkan metode dan
tahapan sistematis dalam program adalah algoritma. Program ditulis dengan
menggunakan bahasa pemrograman. Jadi bisa disebut bahwa program
adalah suatu implementasi dari bahasa pemrograman.
Beberapa pakar memberi formula bahwa:

Program = Algoritma + Bahasa (Struktur Data)

Bagaimanapun juga struktur data dan algoritma berhubungan sangat erat
pada sebuah program. Algoritma yang baik tanpa pemilihan struktur data
yang tepat akan membuat program menjadi kurang baik, demikian juga
sebaliknya.

Pembuatan algoritma mempunyai banyak keuntungan di antaranya:

  • 1. Pembuatan atau penulisan algoritma tidak tergantung pada bahasa
    pemrograman manapun, artinya penulisan algoritma independen dari
    bahasa pemrograman dan komputer yang melaksanakannya.
  • 2. Notasi algoritma dapat diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa
    pemrograman.
  • 3. Apapun bahasa pemrogramannya, output yang akan dikeluarkan sama
    karena algoritmanya sama. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat algoritma:

    • 1. Teks algoritma berisi deskripsi langkah-langkah penyelesaian masalah.
      Deskripsi tersebut dapat ditulis dalam notasi apapun asalkan mudah
      dimengerti dan dipahami.
    • 2. Tidak ada notasi yang baku dalam penulisan teks algoritma seperti
      notasi bahasa pemrograman. Notasi yang digunakan dalam menulis
      algoritma disebut notasi algoritmik.
    • 3. Setiap orang dapat membuat aturan penulisan dan notasi algoritmik
      sendiri. Hal ini dikarenakan teks algoritma tidak sama dengan teks
      program. Namun, supaya notasi algoritmik mudah ditranslasikan ke
      dalam notasi bahasa pemrograman tertentu, maka sebaiknya notasi
      algoritmik tersebut berkorespondensi dengan notasi bahasa
      pemrograman secara umum.
    • 4. Notasi algoritmik bukan notasi bahasa pemrograman, karena itu
      pseudocode dalam notasi algoritmik tidak dapat dijalankan oleh
      komputer. Agar dapat dijalankan oleh komputer, pseudocode dalam
      notasi algoritmik harus ditranslasikan atau diterjemahkan ke dalam
      notasi bahasa pemrograman yang dipilih. Perlu diingat bahwa orang
      yang menulis program sangat terikat dalam aturan tata bahasanya dan
      spesifikasi mesin yang menjalannya.
    • 5. Algoritma sebenarnya digunakan untuk membantu kita dalam
      mengkonversikan suatu permasalahan ke dalam bahasa pemrograman.
    • 6. Algoritma merupakan hasil pemikiran konseptual, supaya dapat
      dilaksanakan oleh komputer, algoritma harus ditranslasikan ke dalam
      notasi bahasa pemrograman. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan
      pada translasi tersebut, yaitu:
      • a. Pendeklarasian variabel
        Untuk mengetahui dibutuhkannya pendeklarasian variabel dalam
        penggunaan bahasa pemrograman apabila tidak semua bahasa
        pemrograman membutuhkannya.
      • b. Pemilihan tipe data
        Apabila bahasa pemrograman yang akan digunakan membutuhkan
        pendeklarasian variabel maka perlu hal ini dipertimbangkan pada
        saat pemilihan tipe data.
      • c. Pemakaian instruksi-instruksi
        Beberapa instruksi mempunyai kegunaan yang sama tetapi masingmasing
        memiliki kelebihan dan kekurangan yang berbeda.
      • d. Aturan sintaksis
        Pada saat menuliskan program kita terikat dengan aturan sintaksis
        dalam bahasa pemrograman yang akan digunakan.
      • e. Tampilan hasil
        Pada saat membuat algoritma kita tidak memikirkan tampilan hasil
        yang akan disajikan. Hal-hal teknis ini diperhatikan ketika
        mengkonversikannya menjadi program.
      • f. Cara pengoperasian compiler atau interpreter.
        Bahasa pemrograman yang digunakan termasuk dalam kelompok
        compiler atau interpreter.

Tag Cloud

%d bloggers like this: